Tampilkan postingan dengan label ilmu keabadian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu keabadian. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Januari 2015

Sejarah Kenabian Tertua bag. 1

Nabi Adam Belajar Ilmu Keabadian

Tujuan diturunkannya Nabi Adam ke dunia adalah untuk belajar ilmu keabadian yaitu ilmu "mulih ka jati, mulang ka asal" dan buahnya (hasil dari ilmu keabadian).

Maka dimanakah letak ilmu "mulih ka jati, mulang ka asal" dan buahnya? apa simbol-simbolnya?

Simbol Sundayana (ilmu keabadan) dan letaknya adalah :
1. Simbol "mulih ka jati" adalah cai kahuripan yang terletak di Gua Pamijahan Tasik, Jawa Barat.
2. Simbol "mulang ka asal" adalah cai kadigjayaan yang terletak di Gua Pamijahan Tasik, Jawa Barat.
3. Simbol "dipunut ku Gusti" adalah tirta kamandanu yang terletak di Kediri, Jawa Timur.
4. Simbol "dicandak ku nu rahayu/congo nyurup dina puhu" adalah air abadi yang terletak di Gunung Bromo, Jawa Timur.

Berikutnya adalah simbol Rawayan Jati (buah keabadin yang terdiri dari buah batin/jiwa dan buah raga) dan letaknya :

5. Simbol "dalitna kuring jeung kuring" adalah air arsyil 'azhim sumur bandung titik 0 yang terletak di jalan Cikapundung Bandung, Jawa Barat.
6. Simbol "sirnaning pati rawayan jati" adalah air kalimasada (air opat kalima pancer) sumur bandung titik 1 yang ada di belakang gedung palaguna alun-alun Bandung, Jawa Barat.

Apa arti dari simbol-simbol tersebut?
1. Cai kahuripan adalah ilmu untuk memahami alam ruh yaitu dengan menghilangkan segala sesuatu selain Allah dalam diri.
2. Cai kadigjayaan adalah ilmu untuk memahami alam asma yaitu dengan meniadakan diri (pasrah) atau menghilangkan keakuan.
3. Tirta kamandanu adalah ilmu untuk memahami alam sifat yaitu hilangnya keakuan dan segala sesuatu selain Allah.
4. Air abadi adalah ilmu untuk memahami alam zat yaitu alam anti materi.
5. Air arsyil 'azhim yaitu buah batin/jiwa dari ilmu keabadian (jatiwanda) yaitu bertemu dengan wujudullah (wujud Allah) secara batiniyah.
6. Air kalimasada yaitu buah lahir/raga dari ilmu keabadian (jatiraga) yaitu bertemu dengan wujudullah secara zahir.

Sejarah Ilmu Tertua bag. 1

Ilmu Keabadian (Sundayana) adalah Ilmu Tertua

Ilmu tertua (Sundayana) adalah ilmu keabadian yang diperlukan oleh Nabi Adam dan Siti Hawa agar bisa hidup abadi di surga.

Kenapa Adam dan Hawa belum hidup abadi? karena posisinya masih di surga taman (jannatullah/taman Allah), bukan di surga rumah (baitullah/rumah Allah).

Makanya kalau di jannatullah masih ada larangan yaitu mendekati pohon khuldi (pohon keabadian) apalagi memakan buahnya, sedangkan kalau di baitullah tidak ada larangan.

Pohon khuldi secara hakikat adalah ilmu keabadian agar bisa masuk baitullah.

Sedangkan buah khuldi secara hakikat adalah hasil keabadian yaitu bertemu dengan wujudullah (wujud Allah) atau pemilik baitullah.